Firli Bahuri Jadi Ketua KPK Pertama Dijatuhkan Sanksi Pengunduran Diri

Asuransi112 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Pelanggaran etik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri, menjadi catatan buruk pimpinan lembaga antirasuah. Dia bahkan menjadi yang pertama sebagai pimpinan KPK diminta untuk mengundurkan diri.

Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean menyatakan, bahwa yang bersangkutan dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat.

“Kalau Ketua KPK diadili oleh Dewan Pengawas, dengan keputusan supaya yang bersangkutan mengundurkan diri, ini baru pertama kalinya,” kata Tumpak saat jumpa pers Sidang Dewas KPK di Jakarta, Rabu (27/12/2023).

Dewas KPK bakal segera mengirimkan hasil sidang etik tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera ditindaklanjuti. Meski Firli telah lebih dulu mengirimkan surat pengunduran diri.

“Sama saja, yang mana duluan (ditindaklanjuti) itu enggak ada masalah. Yang bersangkutan sudah mengirim surat, apakah itu diproses? Tentunya diproses,” ujar Tumpak.

Gedung Merah Putih KPK. Foto: Dokumen KPK

Belum ada yang mengetahui Keputusan Presiden (Keppres) bakal dikeluarkan. “Nanti putusan ini juga akan masuk, memperkuat, lah. Saling memperkuat, lah. Tentunya akan diproses, cuma kapan turunnya (Keppres), kita lihatlah nanti,” jelas Tumpak.

Firli melanggar Pasal 16 angka 1 a Peraturan Dewan Pengawas nomor 3 tahun 2021, pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 4 ayat 2 huruf a dijatuhkan sanksi berat. Dia sempat bertemu dengan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo terkait penanganan perkara di Kementan tahun 2021.

Ia mengemukakan, daftar pelanggaran yang bersangkutan berujung menerima sanksi berat. Salah satunya, melakukan pertemuan dengan pihak berperkara.

“Jadi ada tiga (pelanggaran). satu, mengadakan pertemun. Kedua, tidak diberitahukan kepada pimpinan yang lain. Ketiga, menyangkut tidak dilaporkannya secara jujur harta kekayakaan dalam LHKPN,” beber Tumpak. (dan)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Hampir 10 Tahun Kepemimpinan Presiden Jokowi Reforma Agraria Mandek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *