AI Akan Masuk Ke Dunia Sepakbola

Berita150 Dilihat

Selular.ID – Artificial Intelligence (AI) nampaknya ingin masuk ke dunia sepakbola, bukan akan dijadikan sebagai pemain, tapi akan dimanfaatkan untuk perekrutan pemain.

Major League Soccer (MLS) mengumumkan rencana untuk menggunakan alat bertenaga AI dalam program perekrutannya mulai akhir tahun ini.

MLS akan bekerja dengan startup ai.io yang berbasis di London , dan aplikasi ‘ aiScout’ untuk membantu liga menemukan pemain amatir di seluruh dunia.

Kolaborasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini adalah pertama kalinya MLS akan menggunakan kecerdasan buatan dalam program perekrutan yang sebelumnya terjaga keamanannya.

– Advertisement –

Tidak ada keraguan bahwa olahraga profesional telah dipersiapkan untuk dampak potensial dari kecerdasan buatan.

Inovasi berpotensi mengubah cara kita mengonsumsi dan menganalisis game dari sudut pandang administratif dan penggemar.

Khusus untuk sepak bola, ada peluang untuk analitik permainan langsung, pemodelan hasil pertandingan, pelacakan bola, perekrutan pemain, dan bahkan prediksi cedera peluangnya sepertinya tidak ada habisnya.

Di tengah gelombang tersebut, beberapa ahli percaya gangguan industri sepak bola profesional oleh AI tepat waktu.

Bukan rahasia lagi bahwa sepak bola adalah olahraga yang paling banyak dimainkan di dunia. Dengan 240 juta pemain terdaftar secara global dan miliaran penggemar, FIFA saat ini terdiri dari 205 asosiasi anggota dengan lebih dari 300.000 klub, menurut Library of Congress.

Hanya beberapa hari memasuki turnamen 64 pertandingan, pejabat FIFA mengatakan bahwa Piala Dunia Wanita di Australia dan Selandia Baru telah memecahkan rekor kehadiran.

Saat aplikasi aiScout diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang dan mulai digunakan oleh MLS akhir tahun ini, pemain akan dapat merekam video diri mereka sendiri saat melakukan latihan tertentu.

Baca Juga  Mario Teguh Ungkap Produk Skincare Sunyoto Indra Melanggar UU Perlindungan Konsumen

Itu kemudian akan diunggah dan ditautkan ke versi pramuka dari aplikasi, di mana perekrut bakat yang bekerja untuk tim tertentu dapat menemukan pemain berdasarkan kriteria apa pun yang mereka pilih.

Algoritme AI yang telah dikembangkan untuk menganalisis konten video dapat menerjemahkan gerakan manusia menjadi apa yang membentuk metrik dan kemampuan kinerja pemain secara keseluruhan.

Metrik kinerja ini dapat mencakup data biografi, sorotan video, dan tolok ukur khusus klub yang dapat dibuat oleh perekrut.

Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa teknologi AI platform juga mampu menilai dan membandingkan kemampuan teknis, atletik, kognitif, dan psikometrik dari masing-masing pemain.

Baca juga : Berbahayakah Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Jika Terus Diadopsi?

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *